Bedah Buku : Indonesian Most Admired Knowledge Enterprise: Study and Lesson Learned from the Winners (Satyo Fatwan & Alex Denni)

Danang W. N. Human Resources 01-Apr-2016 17:10

Judul                    : Indonesian Most Admired Knowledge Enterprise: Study and Lesson     Learned from the Winners 

No. ISBN            :  978-979-22-4818-0

Penulis                 :  Satyo Fatwan, Alex Denni

Penerbit               :  PT Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit        :  2009

Jumlah Halaman  :  236

Berat Buku          :  500 gr

Jenis Cover          :  Soft Cover

Dimensi (L x P)   :  150 x 230 mm

Kategori              :  Non-Fiksi Umum

Text Bahasa         :  Indonesia

Telah lebih dari satu dasawarsa, Knowledge Management (KM) menjadi salah satu pilihan kiat bagi para pemimpin di dunia usaha, pemerintahan, dan NGO untuk menjadikan organisasi mereka lebih baik.

Melalui pengalaman professional lebih dari 26 tahun, Satyo Fatwan telah mempin dan menangani berbagai macam proyek di berbagai industri. Bersama dengan Alex Denni, partner di Dunamis Organization Services yang juga merupakan Head of Dunamis Consulting mereka aktif berbagi pengetahuan, khususunya praktik KM oleh para pemenang MAKE dengan menulis buku ini.

Buku MAKE ini kini tampak dan terasa moderen dengan menampilkan organisasi yang terbaik dalam perspektif pengetahuan. Pada bagian awal, buku ini mengulas KM. Selanjutnya, dibahas perihal penyelenggaraan MAKE Study yang berbeda dengan studi lainnya serta untuk melengkapi pembelajaran, juga ditulis enam organisasi pemenang Asian dan Global MAKE Study.

Sejarah singkat sampai dengan rekapitulasi pemenang Global MAKE Study periode 1998-2008 dituangkan ke dalam rangkaian kalimat yang padat nan jelas sehingga menjadi preambule yang cukup menarik untuk menjadi “batu loncatan” orang awam agar lebih tertarik terhadap seluk-beluk buku tersebut. Tak hanya skala global, MAKE Study juga diselenggarakan diadakan di tingkat regional seperti Asia, Amerika Utara, serta Eropa dan pada buku ini Indonesia menjadi subjek utama pembahasan.

Yang tak kalah menarik dari bahasan buku ini yaitu beberapa temuan dari ASIAN Make Study yang lebih fokus untuk mendorong organisasi-organisasi di Asia untuk membuat terobosan-terobosan yang signifikan melalui berbagai strategi dan evaluasi bersama pihak-pihak yang terlibat. Sedangkan temuan unik dari Indonesian Make Study diantaranya adalah hasil jangka panjang dari KM sampai dengan pentingnya pengetahuan dalam persaingan global.

Bab 5 dalam buku ini adalah bab yang sangat menginspirasi dan tak boleh terlewatkan untuk dibaca. Para pemenang Indonesian Make Study adalah bahasan pokok dalam bab ini. 18 pemenang tersebut dipilih bukan hanya karena reputasi mereka di industrinya masing-masing, tetapi juga karena sejarah dan tradisi KM mereka yang kuat.

Knowledge merupakan salah satu sumber daya yang sangat penting. Pembelajaran tentang pemanfaatan dan pengelolaan knowledge di suatu institusi perlu dilakukan oleh manajemen institusi tersebut. MAKE Study telah memberikan masukan tentang pemanfaatan/pengelolaan knowledge di institusi ITB, sehingga dapat digunakan untuk pengelolaan yang lebih baik”, kata Prof. Djoko Santoso, M.Sc rektor ITB sebagai salah satu pemenang di industri pendidikan.

Dengan belajar dari organisasi berbasis pengetahuan, kita punya peluang untuk menciptakan the best possible level of performance di seluruh jajaran organisasi dengan membangun know-how dan keterampilan organisasi kelas dunia berbasis pengetahuan.

Yang dapat kita pelajari dari para pemenang MAKE Study yaitu komitmen dan konsistensi dalam menciptakan budaya berbasis pengetahuan. Kekuatan utama mereka dipetakan sedemikian rupa sehingga kita dapat mengetahui posisi relatif suatu organisasi dibandingkan dengan organisasi lainnya.

 Sebagian dari pemenang Indonesian MAKE Study mengakui mereka tidak lebih dulu mengenal apa yang disebut dengan KM saat mereka turut serta dalam MAKE. Ada banyak metode dan alat manajemen yang mendukung inisiatif atau program tersebut melalui pemanfaatan pengetahuan orang-orang dan pengetahuan organisasi.

Dengan demikian, yang menjadi tantangan organisasi di Indonesia ke depan adalah : Apakah organisasi pemenang Indonesia MAKE Study akan dapat berprestasi sebaik organisasi pemenang Asian MAKE Study atau bahkan berkiprah dalam ajang Global MAKE Study? Perjalanan tentu masih panjang dan waktulah yang akan membuktikan.

Majulah organisasi Indonesia!


Leave a Comment:


 Archive


   Magazine


   Contact Us