Sistem Cerdas OD Sebagai Pembaharu Gen Millenials

admin Organization Development 20-May-2017 01:56

 

Siapa yang tak mengenal generasi Millenials atau yang biasa disebut dengan generasi Y ? Pasalnya, Generasi ini kini menjadi perbincangan banyak kalangan di era sekarang dalam berbagai bidang. Hal ini dikarenakan gen millenials yang mempunyai sifat unik daripada gen sebelumnya yaitu gen X yang lahir pada rentang tahun 1965 – 1980. Menurut peneliti sosial, generasi Millenials atau generasi Y merupakan generasi yang lahir diantara tahun 1980 an sampai 2000 an, jadi bisa dikatakan rentang usia generasi ini berada dikisaran 15 – 34 tahun. Dimana ungkapan generasi Y mulai dipakai pada editorial koran besar Amerika Serikat pada Agustus 1993. Generasi ini banyak menggunakan teknologi komunikasi instan seperti email, SMS, instan messaging dan media sosial seperti Facebook dan Twitter. 

Organization Development (OD) yang merupakan suatu praktek dalam pengembangan kemampuan dalam mencapai efektivitas dalam suatu organisasi mempunyai peran penting bagi pengendalian generasi millenials atau generasi Y ini, agar mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya untuk mencapai suatu keberhasilan hidup dalam dunia organisasi. Terdapat empat siasat cerdas yang dapat digunakan dalam program OD ini sebagai agen perubahan atau pengendalian, antara lain :


1. Tinggalkan peraturan yang terlalu mengekang
Generasi Millenials adalah generasi yang tidak suka dengan peraturan yang mengikat dan dianggap tidak mengikuti perkembangan jaman. Generasi ini lebih suka dengan peraturan yang menurut mereka dapat secara fleksibel dijalankan. Hal ini dikarenakan kehidupan mereka yang tidak lepas dengan media-media elektronik terutama gadget yang membuat mereka berperilaku serba instan sehingga mereka tidak suka dengan hal-hal yang dianggap rumit. Oleh karena itu alangkah lebih baiknya kalau organisasi jangan terlalu mengekang mereka dalam membuat peraturan.


2. Memberikan edukasi
Dalam menunjang peranan generasi millenials di dunia organisasi perlu diadakannya edukasi. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengertian kepada mereka terkait hal-hal yang seharusnya mereka kerjakan dan upayakan.Karena pada dasarnya generasi millenials ini hidup untuk mencapai apa yang mereka senangi saja saat ini bahkan mereka cenderung kurang memikirkan dampak masa depan yang dapat mereka tanggung dari perbuatan yang mereka lakukan. Oleh karena itu dengan adanya edukasi diharapkan mereka sedikit lebih mampu mengendalikan dirinya untuk menyesuaikan dirinya baik untuk lingkungannya maupun dengan orang-orang disekitarnya.

3. Memberikan Tantangan
Berbeda dengan generasi X yang bekerja sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan, generasi Y ini bekerja menurut seberapa besar tantangan yang akan dihadapinya. Semakin besar tantangannya, semakin timbul rasa ketertarikannya. Dengan adanya tantangan mereka cenderung akan lebih berdedikasi dalam menjalankan pekerjaannya. Oleh karena itu setiap organisasi harusnya memahami hal ini sebagai salah satu langkah dalam mengembangkan kemampuan generasi millenials.

4. Memperbarui Teknologi
Kecanggihan teknologi merupakan sesuatu hal yang tidak bisa lepas dari generasi millenials. Mereka hidup sangat bergantung dengan teknologi. Hal ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi suatu organisasi, karena mau tidak mau organisasi harus menyesuaikan diri dengan kondisi dan perkembangan yang ada. Jika tidak, organisasi akan menjadi terisolir dan dianggap tidak mampu mengikuti perkembangan jaman. Dengan adanya teknologi pendukung generasi millenials akan lebih bekerja dengan baik dan kinerja yang cenderung cepat. (NDA/SK)

 


Leave a Comment:


 Archive


   Magazine


   Contact Us