Generasi Y: Pekerjaan Apa Yang Saya Sukai ?

admin Labour 20-May-2017 01:48

Generasi Y adalah generasi yang lahir tahun 1977-2002 (Erickson, 2008). Erickson juga menyatakan bahwa generasi Y memiliki karakteristik yakni mereka adalah generasi yang multikultural, memiliki tingkat kesukarelawanan yang tinggi, percaya diri, dan juga cerdas dalam teknologi. Secara umum generasi tersebut merupakan individu yang ingin dihargai untuk usaha, dengan harapan mereka akan mendapatkan pujian secara konstan (Crampton & Hodge, 2009).

Generasi Y ini yang berkembang seiring dengan perkembangan teknologi yang memudahkan mereka untuk dapat berkomunikasi di komunitas social network. Generasi Y memiliki karakteristik yang lebih kompleks. Karakteristik generasi Y, yaitu sebagai generasi millenium yang lebih toleran terhadap ras, agama, budaya, orientasi seksual, dan juga status ekonomi daripada generasi sebelumnya Cole, Smith, dan Lucas (2002). Anggota generasi Y umumnya lebih berpikiran sipil dan tampak cenderung lebih aktif terlibat dalam relawan publik daripada generasi sebelumnya (Pooley, 2005). Generasi Y juga dianggap sebagai generasi yang ramah teknologi dalam berhubungan, sehingga generasi Y mudah berkomunikasi dengan orang lain dan mengakses informasi dengan cepat dan seketika.

Generasi Y biasanya mendefinisikan diri mereka sendiri dengan siapa mereka bekerja, bukan dengan pekerjaan. Generasi Y memiliki keinginan dalam fleksibilitas kerja dan karir. Selanjutnya, dengan keakraban mereka dengan teknologi, milenium percaya bahwa mereka dapat bekerja lebih efisien. Sementara mereka lebih suka fleksibilitas untuk bekerja di luar kantor, Generasi Y nyaman bekerja secara kelompok. Generasi Y beroperasi dan bekerja dengan nyaman di tim dan dengan karyawan lain.
Dalam era globalisasi dan era liberalisasi seperti sekarang ini, pengambilan keputusan karier bukanlah keinginan sesaat semata. Penentuan tersebut harus didasarkan pada kemampuan dan pemahaman diri mereka sendiri. Menurut Rahayu, dkk (2003) menyatakan bahwa terdapat perbedaan persepsi atau pandangan mahasiswa terhadap pemilihan karier mereka berdasarkan gender.
Oleh karena itu gender juga menjadi salah satu hal yang juga mempengaruhi dalam proses perekrutan sektor publik. Tempat kerja yang paling disukai generasi Y, mayoritas adalah sektor swasta (tidak berkaitan dengan pelayanan publik), berdasarkan tingkat loyalitas terhadap tempat kerja yang paling disukai, mayoritas yaitu tidak yakin untuk tetap tinggal atau beralih ke sektor lain.

Sedangkan persepsi dari generasi Y terhadap pemilihan karier di perusahaan publik secara umum dinilai baik, apabila dilihat dari faktor-faktor kekuatan dan juga kelemahan perekrutan di perusahaan publik. Untuk persepsi yang dinilai paling kuat dari generasi Y adalah fasilitas atau tunjangan, sementara untuk persepsi yang dinilai lemah yaitu lingkungan kerja yang positif. Selain itu, terdapat perbedaan persepsi yang signifikan dari generasi Y terhadap pemilihan karier di perusahaan publik berdasarkan gender. Akan tetapi untuk faktor-faktor kekuatan atau kelemahan baik dari sisi perempuan maupun laki-laki tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam penentuan pemilihan karier mereka di perusahaan publik. Faktor-faktor yang merupakan kekuatan pekerjaan di sektor publik adalah pada fasilitas atau tunjangan, menarik pelamar yang terbaik, keseimbangan kerja atau hidup, gaji, lingkungan kerja yang kompetitif, dampak sosial dari kerja organisasi, peluang untuk berkembang, dan keamanan kerja, mendorong inovasi dan kreativitas keragaman tugas dan lingkungan kerja yang positif. Generasi Y yang merupakan generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang berubah dengan cepat, memiliki kemajuan teknologi yang berpengalaman seperti internet dan ponsel, mereka membutuhkan kesempatan untuk t”umbuh dan berkembang dalam setiap kariernya.  


Leave a Comment:


 Archive


   Magazine


   Contact Us